Posts

Tips Menarik Minat dan Perhatian Siswa

               Menurut Uzer Usman [1] Kondisi belajar mengajar yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar. Minat merupakan suatu sifat yang relatif menetap pada diri seseorang. Minat ini sangat besar pengaruhnya terhadap belajar sebab dengan minat seseorang akan melakukan sesuatu yang diminatinya. Sebaliknya, tanpa minat seseorang tidak mungkin melakukan sesuatu. Misalnya seorang menaruh minat terhadap bidang kesenian, maka ia akan berusaha untuk mengetahui lebih banyak tentang kesenian.              Perhatian bersifat lebih sementara dan ada hubungannya dengan minat. Perbedaannya ialah minat sifatnya menetap sedangkan perhatian sifatnya sementara, adakalanya menghilang. Misalnya seorang anak sedang belajar di ruang depan, tiba-tiba adiknya menangis. Ia mendekatinya. Hilanglah perhatian anak itu terhadap belajar. Bila tidak ada perhatian ia tidak mungkin dapat belajar. Jadi perhatian...

Upaya Guru dalam Meningkatkan Nilai Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS

              Salah satu upaya guru dalam meningkatkan nilai belajar siswa,guru harus membuat siswa dalam belajarnya tidak merasa jenuh salah satunya dengan belajar dengan menggunakan metode kerja kelompok Belajar pada mata pelajaran IPS yang menggunakan metode kerja kelompok diharap dapat meningkatkan kualitas kepribadian siswa,dalam kerja sama berfikir kritis dan dapat saling bertukar pikiran membantu temannya memenangkan persaingan antar kelompok.               Dalam belajar kerja kelompok pada mata pelajaran IPS siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian guru membagikan beberapa masalah pada tiap kelompoknya yang harus dibahas secara bersama-sama. Materi tersebut kemudian dibahas berkelompok yang hasilnya ditulis berupa laporan kerja kelompok,kemudian perwakilan dari anggota kelompoknya mempresentasikan hasilnya yang kemudian laporan tersebut dikumpulkan. Setelah itu guru mengklarifikasikan materi terseb...

Ciri-ciri Metode Kerja Kelompok yang Baik

                Menurut Burr, Harding dan Jacobs (Witherington [1] ) kerja kelompok yang baik mempunyai ciri-ciri yang berikut, pertama berdasarkan masalah, tujuan dan rencana anak-anak, tujuan dan masalah itu harus benar-benar diterima oleh anak-anak, kedua menempa sumbangan-sumbangan dari tiap peserta. Tiap anak harus merasakan bahwa ia turut memainkan peranan penting dalam usaha itu, ketiga memberi tanggungjawab kepada kelompok-kelompok dan individu-individu, keempat mendidik anak-anak turut serta secara sfektif dalam usaha kerja sama dengan anak-anak lain, kelima berdasarkan prosedur demokratis dengan memecahkan pertentangan secara konstruktif memberi kesempatan luas untuk mengeluarkan pendapat, keenam memupuk kerja sama, usaha bersama yang efisien dan kelakuan yang konstruktif pada anak-anak, ketujuh memberi kepuasan pada anak karena telah turut serta di dalam kelompok, kedelapan memupuk kepemimpinan yang merangsang setiap anggota mengeluark...

Keunggulan dan Kelemahan Metode Demonstasi

             Menurut Abu Ahmadi [1] Keunggulan metode kerja kelompok adalah pertama ditinjau dari segi ilmu jiwa¸ kegiatan kelompok murid dapat meningkatkan kualitas kepribadian, kerjasama, toleransi, berpikir kritis,disiplin dan sebagainya, kedua ditinjau dari segi didaktik, anak-anak yang pandai dalam kelompoknya dapat membantu temannya memenangkan persaingan antar kelompok, ketiga memperoleh pendapat melalui musyawarah atau masukan dari berbagai pihak, empat adanya kebebasan untuk mengemukakan pendapat sendiri, lima memberi perubahan sikap dan kelakuakn anak-anak, yakni memupuk perasaan bebas dan aman, enam membangkitkan daya kreativitas, daya piker dan kesanggupan-kesanggupan lainnya.              Menurut Abu Ahmadi Kelemahan metode kerja kelompok adalah pertama metode kerja kelompok persiapan-persiapan yang agak rumit apabila dibandingkan dengan metode lain, misalnya dengan metode ceramah kedua apabila ter...

Korelasi Antara Pendidikan dengan Proses Belajar Mengajar

           Hasil pendidikan berkaitan dengan mutu guru, dalam rangka usaha menunjang usaha peningkatan mutu pendidikan maka mutu guru dalam berbagai segi harus ditingkatkan pula. Salah satu faktor yang penting untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah kemampuan di dalam mengelola proses belajar mengajar. Kemampuan tersebut diantarannya adalah kemampuan guru dalam menentukan dan menggunakan metode pengajaran yang baik berdasarkan asas-asas didaktik dan ciri khas masing-masing mata pelajaran [1] .                Kegiatan belajar mengajar dalam berbagai mata pelajaran di sekolah perlu adanya penyesuaian antara materi yang disampaikan oelh guru dengan metode yang digunakan, sehingga kegiatan belajar mengajar tersebut dapat disajikan sesuai dengan tujuan atau rencana yang terdapat dalam kurikulum secara efektif dan efisien.               Guru dalam menyampaikan materi pelajaran atau ...

Pengertian dan Latar Belakang Motivasi

        Menurut Uzer Usman [1] motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan atau kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu. Adapun motivasi timbul dari diri sendiri dan dari luar sebagai berikut :      a.   Motivasi Intrinsik          Jenis motivasi ini timbul sebab akibat dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan dari orang lain, tetapi atas kemauan sendiri. Misalnya anak mau belajar karena ingin memperoleh ilmu pengetahuan dan ingin menjadi orang berguna bagi nusa, bangsa dan negara. Oleh karena itu, ia rajin belajar tanpa ada suruhan dari orang lain.       b.   Motivasi Ekstrinsik         ...

Tips Supaya Belajar Mengajar Berjalan dengan Efektif

        Menurut Uzer Usman [1] menyarankan agar guru mampu mengelola proses belajar mengajar yang memberikan rangsangan kepada siswa, sehingga ia mau belajar karena memang siswalah subyek utama dalam belajar. Dalam menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif sedikitnya ada lima jenis variabelyang menentukan keberhasilan belajar siswa,yaitu sebagai berikut:     1.     Membangkitkan Motivasi Siswa          Motif adalah daya dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan sesuatu, atau keadaan seseorang atau organisme yang menyebabkan kesepiannya untuk memulai serangkaian tingkah laku atau perbuatan. Sedangkan motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan atau kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tuj...